Breaking News
qq28889
Agen Poker Terpercaya
Agen BandarQ Online
Agen Judi Bola

Cerita Sex Keprawanan Dokter Di Renggut Lelaki Tua Bangka

Cerita Sex Panas Ini Berjudul”Cerita Sex Keprawanan Dokter Di Renggut Lelaki Tua Bangka”Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017
Cerita Sex-Maya adalah seorang
dokter yang baru saja menyelesaikan pendidikannya. Sebagai seorang dokter
baru,ia ditempatkan disalah satu daerah terpencil yang jauh dari kota.Keluarga
dan kekasihnya merasa keberatan dan berusaha untuk menahannya.

Cerita Sex Keprawanan Dokter Di Renggut Lelaki Tua Bangka

Cerita Sex
Tetapi apa boleh
buat usaha mereka gagal lantaran keputusan instansi kedokteran sudah bulat dan
tidak bias dibatalkan.
Ketakutan keluarga Maya sangat
besar dan sangat beralasan karena usia Maya yang masih muda.Pengalaman kerja
yang belum ada serta pengetahuan tentang masyarakat desa yang terkenal dengan
budaya yang primitive.Ditambah lagi sebentar lagi Maya dan kekasihnya akan
menikah.
Maya baru berusia 22 tahun
tergolong muda sebagai seorang dokter.Kemampuannya di kampus dan tingkat
kecerdasan yang diatas rata rata,membuatnya lulus dalam waktu yang relative
cepat.Maya memliki kekasih bernama Anton salah satu pegawai di salah satu
instansi pemerintah.Itulah sebabnya orang tua Maya merestui hubungan anaknya
tersebut.Selama menjalin hubungan dengan Anton,mereka hanya menghabiskan waktu
dengan jalan jalan,makan ataupun nonton film di bioskop.
Akhirnya Maya berangkat menuju
desa yang sudah ditentukan oleh instansi tempatnya bekerja.Dengan diantar oleh
ayah dan Anton akhirnya mereka sampai juga didaerah itu stelah perjalanan
panjang selama seharian penuh.Dengan perasaan yang ga menentu ayah Maya dan
Anton terus menasehati dan berpesan untuk selalu waspada dan berhati hati dalam
segala situasi.
Saat mulai bekerja,Maya dibantu
oleh petuga kesehatan setempat.Dia diperkenalkan oleh pak Burhan salah satu
orang terpandang dan sangat kaya di desa tersebut.Pak Burhan umurnya sekitar 60
tahun dan memiliki 2 orang istri.Di salah satu rumah pak Burhanlah Maya
tinggal.Pak Burhan juga meminjamkan sepeda motor untuk membantu Maya
menjalankan tugasnya.Tak jarang juga langsung diantarkan oleh pk Burhan jika
Maya harus pergi ke desa sebelah.Kondisi desa yang sangat memprihatinkan dengan
jalanan berbatu dan keterbatasan penerangan sering membuat Maya putus asa kalau
harus pulang dimalam hari.
Akibat sering diantar pak
Burhan akhirnya ada perasaan lebih yang diinginkan pak Burhan.Bahkan saat
sedang berboncengan tak jarang dada Maya yang besar dan montok itu menempel ke
punggung pak Burhan.Itu yang membuat pak Burhan makin mencoba terus menemani
Maya pergi saat bertugas.Sedangkan Maya sendiri sangat bergantung pada pak
Burhan karena tan Pak Burhan Maya seolah tak bias beruat apa apa saat bertugas.
Suatu hari saat pulang bertugas
hujan turun dengan derasnya dan pak Burhan memacu motor lebih cepat dari
biasanya menuju kediaman Maya.Karena jalanan berbatu dan licin akhirnya memaksa
Maya berpegangan pada pinggang pak Burhan.Dada maya otomatis menempel pada
punggung pak Burhan yan kemudian menimbulkan rasa hangat ditubuh pak Burhan.
Setelah sampe dirumah segeralah
Maya mengganti bajunya yang basah dengan setelan handuk kimono.Sedangkan pak
Burhan dipinjami handuk untuk mengganti bajunya yg juga basah.Saat Maya
berganti baju,diam diam pak Burhan mengintip dari celah pintu yangsedikit
terbuka.Mata pak Burhan terbelalak , dia menelan ludahnya saat mendapati
pemandangan tubuh Maya yang saat menggoda. Tubuhnya yang seksi dengan keindahan
di sekitar payudaranya serta bulu bulu halus yang tumbuh dibagian kemaluannya
memaksa pak Burhan tak berkedip.Kemudian pak burhan kembali ke ruang tengah dan
tak beberapa lama Maya datang dengan secangkir teh ditangannya.
“Hujanya deras sekali ya pak???
“iya nih bu dokter …..”,jawb
pak Burhan!!!
“bapak nginep disini saja kalo
hujannya tidak juga reda”…kata Maya..!!!
“tidak bu dokter…nanti saya
pulang kalo hujan sudah reda..” jawab pak Burhan..!!!
“oh iya…silahkan pak diminum
tehnya selagi masih hangat, nanti keburu dingin malah ga enak..”kata Maya.
Jam menunjukkan pukul 22.00
dimana sudah sangat sepi didesa itu,dan hujan juga tak kunjung reda.Akhirnya
pak Burhan memutuskan untuk menginap.Sambil menemani pak Burhan,Maya bercerita
panjang lebar termasuk menceritakan tentang hubungan dengan kekasihnya.Pak
Burhan mendengarkan denga serius sambil sesekali mengalihkan pandangannya ke
dada Maya.Rasa ngantuk seolah hilang seiring dengan obrolan mereka yang terus
berlanjut.
Pak Burhan terus mendengarkan
cerita Maya,dan tanpa disadari mereka sekarang sudah duduk bersebelahan.Karena
saat itu hujan terus bturun dan udara dingin mulai menusuk ke tulnang,pak
Burhan mecoba mengambil kesempatan.
“Dingin ya bu dokter…???”Iya
pak Tanya pak Burhan..!!!
“Iya pak…”jawab Maya.
“Mari bu saya hangatkan tangan
ibu…” pak Burhan mengambil tang Maya untuk diusap usap dengan tangannya.
Maya membiarkan tangannya
diusap usap pak Burhan dan benar saja ada rasa hangat yang ia rasakan.Pak
Burhan lalu memeluk bahu Maya untuk lebih memberi rasa hangat pada Maya sambil
sesekali meniupkan udara dibalik telinga dan tengkuknya yang merupakan daerah
sensitive Maya.Kemudian Mayapun menyandarkan kepanya di bahu Pak Burhan.
Seolah karena terbawa suasana
dan rasa nyaman yang dirasakan Maya,Mayapun terlihat sangat menikmati sentuhan
lembut pak Burhan.Matanya sesekali terpajam dan mulutnya mengeluarkan desahan
desahan kecil.Kemudian Pak burhan mengangkat Maya dan menggendonya untuk dibawa
ke kamar.lalu membaringkannya dikasur.
“Bu dokter sepertinya sangat
lelah ya..?tanya Pak Burhan…
“Iya pak sejujurnya saya
kelehan…”jawab Maya.
Pak Burhan lalu keluar untuk
memeriksa pintu dan menguncinya serta jendela yang masih terbuka dirumah itu.Setelah
selesai,dia kemudian kembali kekamar da menguncinya dari dalam.Seolah dia sudah
menahan libido yang terus naik ditengah suasana yang sangat mendukung.Lalu Pak
Burhan berjalan menghampiri Maya yang sedang duduk dipinngir ranjang.
“ Kok dikunci pak kamarnya
??tanya Maya.
 Iya bu dokter supaya udara dinging a masuk ke
kamar jawab Pak Burhan.
Masih dingin Bu….????tanya pak
Burhan.
“iya pak masih..”jawab Maya
sambil menganggguk.
“Bu dokter,bagaimana kalau saya
pijitin agar ibu lebih enakan?” Tanya pak Burhan.
“Silahkan pak kalau memang
tidak merepotkan…jawab Maya.
Lalu Maya duduk didepan pak
Burhan,Pak Burhan mulai memainkan jari jarinya dengan lembut dari bagian atas
dan perlahan lahan turun menyusuri seluruh bagian tubuh Maya.Pak Burhan tau
betul bagaimana membuat Maya terangsang,walaupun sesungguhnya Maya belum
berpengalaman untuk urusan sex dan lelaki.
Maya menutup matanya
menikmati gerakan tangan pak Burhan. Dari dekat pak Burhan dapat merasakan dan
menikmati kemolekan kulit Maya. Beberapa saat lamanya pijitan pak Burhan telah
turun ke punggung dan diluar kesadaran Maya kimononya telah terbuka dari
bahunya dan yang tertinggal hanya Bh yang menutupi payudaranya. Dan  Bh bertuliskan 36C itupun terlepas  berkat kepintaran tangan pak Burhan. Masih
pada posisi semula gerakan tangan pak Burhan mulai meremas payudara Maya.Maya menyadari
hal itu dan mencoba menahan gerakan tangan Pak Burhan..
“Sudah pak…..cukuppp,
jangan diteruskan lagi pak…” sambil mengenakan  kimononya lagi sedang bhnya telah terlepas dan
jatuh ke lantai.
Pak Burhan terkejut dan
memandang mata Maya, ada nafsu yang tertahan, tetapi ia mulai memasang strategi
baru, agar Maya kembali bisa dikuasai.
“Maaf bu.., kalau tadi
saya lancang.” kata pak Tanba.
Shinta diam saja. Sedang saat itu pak Tanba hanya selangkah lagi bisa mengusai
Shinta. Lalu pak Taba berjalan keluar dan ia tinggalkan Shinta. Kemudian ia
balik lagi kekamar itu, dan duduk disamping Shinta, pakaian Shinta saat itu
acak-acakan.
“Apa bu dokter marah dengan
saya ..???tanya pak Burhan.
“tidak pak,Cuma saya selama
pacaran belum pernah melkukn halm ini”jawab Maya.
 Dan pak Burhanpun mengannggukkan
kepalanya.
Hujan malam itu tetap deras dan
udara dingin terus menusuk tulang, pak Burhan tahu jika Maya khawatir karena ia
masih perawan, namun keinginennya sudah mantab bahwa malam itu Maya harus bisa
ia tiduri.
Dalam perubahan sikap Maya saat
itu, pak Burhan kembali mecoba meraih tangan Maya dan menciumnya, Maya tetap
diam membisu, lalu pak Burhan memeluk Maya dan Mayapun merelakannya tanpa ada
penolkan , Rupanya Maya telah bangkit birahinya namun karena teringat akan
statusnya maka ia coba menolak pak Burhan. Memang terlhat ada cincin tunangan
melingkar di jari Maya tetapi pak Burhan tetap tidak menghiraukannya.
Dengan kepintarannya, Maya
kembali larut dalam pelukan dan iringan nafsu yang di pancarkan laki-laki tua
itu. Sekali gerakan tangannya maka terbukalah kimono Maya, hingga terbuka dan
terlihatlah seluruh kulit tubuhnya yang mulus dan montok itu, tanpa bisa
ditolak Maya.Dengan dorongan nafsu pak burhan memilin dan membelai dada putih Maya
hingga menimbulkan bekas memerah dan dengan giginya ia gigit putingnya. Kenikmatan
telah menghampiri Maya dan membuatnya pasrah kepada pak Burhan.
Sebelah tangan pak Burhan turun
dan merongoh bagian kewanitaan Maya dan memasuki lobang yang ternyata telah
basah. Lalu dibaringkannya tubuh Maya. Pak Burhan sangat bernafsu sekali
melihat belahan vagina Maya yang ditumbuhi oleh sedikit bulu halus.
Pak Burhanpun lalu melepas
seluruh pakainannya, hingga mereka sama-sama telanjang diatas ranjang itu.
Penis Burhan panjang dan besar serta berwarna coklat kehitaman telah berdiri
tegak . Maya saat itu sudah tidak tahu apa-apa lagi.
Pak Burhan lalu membuka kedua
kaki Maya dan mengarahkan penisnya kebelahan vagina Maya.
Beberapa kali gagal, hingga
dengan hati-hati ia angkat kaki Maya yang kebahunya, dan barulah ia bisa
memasukan kepala penisnya dengan sedikit paksaan.
“Aduhhhhhhhhh…. pakkkkk..
auuuuughhhhghhhhh… gggghhh… sakit pak…” jerit Maya. Pak Burhan lalu
menarik penisnya kembali. Lalu diberinya air ludah pada bagian vaginnya agar
memudahkan penisnya masuk kembali. Kemudian kembali memasukan penisnya. Dengan
hati2 ia dorong masuk dannn………
“blesssssss……….”
“Augghhhhhkkkkkk……Pakkk……Sakkkittt…….”jerit
Maya..!!!
“Sebentar bu dokter perlahan
lahan pasti sakitnya hilang….” jawab Pak Burhan.
Dengan sekali hentakan maka seluruh
penis pak Burhan masuk dan ia goyangkan pinggulnya maju dan mundur. Maya mengigit
bibir bawahnya menahan rasa nyeri dan sakit  yang sangat saat penetrasi tadi.Pak Burhan
telah merobek selaput dara Maya, hingga kelihatan bercak darah di paha mulus Maya
dan saat itu juga membasahi sprey yang kusut.
Tangan pak Burhan terus memilin
payudara Maya dan menahan pinggul Maya. Lebih kurang 15 menit ia dorongkan penisnya
kedalam vagina Maya.Sedang Maya telah 3 kali orgasme, barulah ia keluarkan
spermanya didalam vagina Maya. Kemudian ia tetap diam diatas tubuh Maya.
Terlihat ketika itu, tubuh putih mulus Shinta berada dibawah tubuh pak Tanba
yang masih membelai dada dan menjilat bibir dan lidah Shinta. Kedua tubuh
manusia itu penuh keringat. Di sudut mata Shinta ada air mata karena
keperawanannya telah hilang bukan karena tunangannya tapi oleh laki-laki tua
itu.
Ia tidak  bias berbuat apa apa karena telah terlanjur di
setubuhi Pak Burhan. Hingga menjelang pagi pak Burhn kembali menyetubuhi Maya,
hingga Maya merasakan kenikmatan yang luar biasa dan tahu tentang hubungan seks.
Maya sudah tidak mengingat Anton lagi karena sudah terbius oleh kenikmatan yang
diberikan oleh pak Burhan.
Sejak saat itu, hubungan mereka
yang berbeda umur sangat jauh itu terus berjalan di rumah itu , kadang-kadang
di gubuk milik pak Burha di tengah hutan desa tersebut. Maya merasa heran
karena lelaki tua seperti pak Burhan masih memiliki stamina yang bagus dalam berhubungan
seks. Tidak heran jika pak Burhan memiliki 2 orang istri dan memiliki 6 orang
anak yang semuanya sudah dewasa.
Pak Burhan bermaksud menjadikan
Maya istri mudanya karena ia sangat bangga bisa menyetubuhi seorang Dokter
cantik dari kota. Untuk itulah ia terus berusaha menyetubuhi Maya hingga bisa
hamil oleh perbuatannya. Mayapun sulit melepaskan diri dari pak Burhan. Ia
sedang berpikir untuk menyudahi hubungannya dengan Anton kekasihnya, karena ia
tidak ingin mengecewakan Anton karena keperawananya sudah direnggut orang lain.
Demikian cerita
dewasa kali ini,
semoga dapat menyegarkan pikiran anda, pengalaman bersetubuh dengan wanita
karir memang memiliki sensasi tersendiri.
Cerita Dewasa,Cerita Sex,Cerita Panas,Cerita bokep,Cerita Ngentot,Cerita ABG,Cerita Sedarah,Cerita Tante,Cerita Sex Selingkuh,Cerita Terbaru 2017
Baca Cerita Sex Lainya di www.sukasex.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*